• cakpras
  • Desember 06, 2025
  • Tidak ada komentar

Meta Mengundurkan Diri dari Metaverse, Berfokus pada AI dan Perangkat Pintar 2026

Latar Belakang

Sebagai bagian dari rencana keuangan mereka untuk tahun 2026, Meta Platforms, perusahaan teknologi yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, telah resmi mengurangi dana untuk proyek metaverse. Pernah menyebut metaverse sebagai masa depan perusahaan, Mark Zuckerberg sekarang berkonsentrasi pada AI (Artificial Intelligence) dan perangkat pintar yang dikenakan di tubuh (Wearables).

Kerugian operasional divisi Reality Labs yang mengelola metaverse mencapai lebih dari $77 miliar sejak 2020. Investor menyambut hal ini, seperti yang terlihat dari kenaikan saham Meta lebih dari 3%.

 

Pergeseran Strategi

  • Metaverse tidak sesuai ekspektasi: Teknologi imersif belum mendapat perhatian besar dari pengguna.
  • AI jadi prioritas utama: Meta membentuk divisi baru bernama Superintelligence dan merekrut lebih dari 50 peneliti dengan paket gaji hingga $100 juta.
  • Produk unggulan: Kacamata pintar Ray-Ban AI yang bekerja sama dengan EssilorLuxottica sudah terjual lebih dari 2 juta unit, dengan target produksi 10 juta unit per tahun pada 2026.

Dampak dan Reaksi Investor

  • Investor menilai langkah ini lebih realistis dibanding terus membakar dana di metaverse.
  • Fokus pada AI dianggap sejalan dengan tren industri teknologi global.
  • Meski ada pemangkasan sekitar 600 karyawan di divisi AI, Meta tetap berkomitmen pada pengembangan jangka panjang.

Kesimpulan

Meta membuat keputusan untuk beralih dari metaverse dan berinvestasi dalam AI dan perangkat wearable. Dengan produk seperti Ray-Ban AI Glasses, mereka berharap dapat menjadi pemain utama dalam era komputasi baru berbasis kecerdasan buatan.

BACA JUGA  Website memberi Anda peluang: pentingnya punya website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *